google-site-verification=pmYaR7Wkl72nz8GRfCYRHkG7F2d5HrD-tTSuQpSxRqU Pelajaran Hidup (2) | LIMA HURUF

Pelajaran Hidup (2)


Kali ini saya tertarik untuk kembali menulis dengan topik Pelajaran Hidup lagi, karena terakhir kali menulis tema tersebut ternyata tahun 2014 di postingan ini. Ada beberapa hal yang bisa dicatat dan disimpulkan baik-baik. Dulu pertama kali menulis tema tersebut di usia 22, sekarang sudah di 29. Wow. Tanpa bermaksud merangkum apa-apa yang menjadi pelajaran hidup saya dalam 7 tahun terakhir, tapi ini rasa-rasanya cukup valid dalam setahun terakhir, di tahun 2021 terlebih ketika pandemi melanda.

Ada beberapa hal selama beberapa bulan terakhir yang menjadi pelajaran buat saya pribadi, yaitu:

  1. Jangan pernah percaya sepenuhnya sama orang lain. Berpengharapan, tabahlah, dan kuat menghadapi segala sesuatu. Bisa jadi orang lain yang paling kamu percaya, justru malah orang yang akan paling menyakitimu kelak.
  2. Segala sesuatu jerih payah pasti akan terbayar lunas. Entah dengan sesuatu yang bentuknya sama, atau bentuk lain yang tidak pernah kamu bayangkan.
  3. Kalau ada uang dan waktu, gunakan untuk break dari rutinitasmu, pakai untuk liburan.
  4. Pakai waktu luang untuk me time sebaik-baiknya dan recharge energy.
  5. Please kindly have a consent if u want to curhat or ngamuk-ngamuk tentang orang lain. Belakangan ini nggak tau kenapa energi saya cepet banget abisnya kalo dapet curhatan yang nggak pake consent, tau-tau curhat dan tone nya negatif apalagi kalau berita buruk, langsung energi habis nggak bersisa.
  6. Jangan rakus. Coba pikirin orang-orang di sekitarmu apalagi di musim pandemi gini tuh bukan saatnya mendulang tapi waktunya membantu. Sharing is caring.
  7. Jangan lupa untuk cek dan tanya kabar orang di sekitarmu. Siapa tau kondisinya lagi nggak baik atau butuh sekadar ditanyain. Buktikan kalau ada yang peduli sama dia. You will never know how it helps people, by asking their life.
  8. Be grateful. Ada banyak sumber kebahagiaan untuk disyukuri setiap harinya.
  9. Do something with all your capability and heart. Let God do the rest.
Jadi, ada lagikah yang kira-kira mau ditambahkan dari sisi kalian? Saya coba ingat-ingat kok ya sepertinya 9 poin ini cukup bisa mewakili seluruh apa yang terjadi dalam hidup belakangan ini ya. 
Mungkin cukup sekian dulu dari "cobaan apa saja yang ada di hadapanmu, bersiaplah untuk menyelesaikannya, siap-siap naik kelas" versi saya.

0 comments