Senin, 28 Desember 2020

2020 Gratitude List

 Hari ini mau cerita dulu tentang sesi meditasi yang baru aja saya lalui. Barusan sempet dibahas beberapa kilas balik apa aja yang sudah dilalui selama tahun ini. Tahun yang ajaib, indeed. Juga mengubah banyak banget hal sih sebetulnya.

Di tengah-tengah sesi meditasi tiap orang diminta untuk menyebutkan dalam hati apa saja yang kita syukuri sepanjang tahun ini.

 “I am grateful for...”

Setiap orang diminta menyebutkan sebanyak-banyaknya hal- hal apa saja yang mereka syukuri selama 2020 ini. Jadi, sebelum lupa (dan juga agar abadi) maka saya putuskan untuk menuliskan gratitude list selama tahun 2020 ini. Here we go, my 2020 Gratitude List:

I am grateful for:

  1. Kesehatan. Semakin hari semakin terasa bersyukur banget masih sehat, nafas masih lancar, masih bisa beraktifitas.
  2. Pekerjaan. Salah satu hal yang mungkin sulit untuk dipertahankan sebagian orang di musim pandemi.
  3. Keluarga yang hingga hari ini masih sehat, sudah pulih walau pernah terdampak Covid juga, but hey we survived!
  4. Rezeki yang banyak macamnya. Mulai dari makanan enak yang baru dicobain, materi, kelas-kelas gratis, dll.
  5. Side job. Perdana setelah sekian tahun akhirnya bisa dapet tambahan dari menulis dan blogging walau belum seberapa seperti dulu kala jaman kuliah πŸ˜„
  6. Made my room as my sanctuary, tambahin pernak-pernik supaya lebih comfy di kamar seharian.
  7. Refleksi-refleksi bagus selama 2020, sepertinya tahun ini lebih banyak refleksi dari tahun sebelumnya.
  8. Waktu istirahat yang buanyaak banget. So happy
  9. Waktu berkumpul dengan keluarga di rumah yang meningkat drastis tahun ini.
  10. Punya banyak waktu buat ngabisin watchlist di netflix
  11. Belajar investasi baru, yang kalo lagi bagus bisa seneng banget. Maklum newbie πŸ˜…
  12. Makin lancar dan lihai bawa motor karena tiap ke kantor sekarang motoran sendiri
  13. Semakin hemat sejak tidak naik ojek lagi ke kantor akibat corona
  14. Bisa ke Natuna lagi tahun ini, ke Selat Lampa dan melihat Pulau Tiga dari dekat walau ga sampai nyebrang
  15. Semakin hangat dengan keluarga Natunaku, komunikasi kita semakin lancar, semakin care satu sama lain
  16. Bisa belajar di Google Digital Class, insight baru setelah lama terpendam
  17. Sempat bikin podcast yang aslik berbobot banget, sayang belum tayang
  18. Bisa dinas santai 1 minggu di Danau Toba yang cakep banget, sungguh πŸ˜‚
  19. Mengenal meditasi dan perlahan rutin
  20. Bisa ikut kelas private meditasi yang sungguh effort sekali tapi demi hasil optimal dan hidup namaste
  21. Hidup lebih namaste, less drama, mengurangi panik yang tidak perlu
  22. Sesekali masih “diingatkan dan dipaksa” untuk berolahraga
  23. When covid attacked my mom, everything was under control, we can handled it.
  24. Reed diffuser and scented candle are keys for a better room
  25. Punya lampu disko di kamar! Eh smart lamp deh. Cuz they said smart ecosystem starting from our room, huh?
  26. Menulis esai entah 1 apa 2 jadinya. Untuk lomba. Patut diapresiasi mengingat esai adalah tulisan sulit buat seorang Hanna
  27. Mengisi kelasnya Tiko, ceritanya sebagai (mantan) praktisi advertising. But no, Im a PR officer now
  28. Tidak membeli lipstik di tahun ini. Godaan yang berat
  29. Berinvestasi serius pada skincare yang tidak mahal-mahal banget
  30. Potong rambut agar shampoo lebih irit di masa pandemi

Daftar ini masih akan panjang dan terus menyusul jika sewaktu-waktu saya ingat apalagi yang harus saya syukuri di tahun ini.

Regards,
Hanna

0 komentar:

Posting Komentar