Wednesday, August 4, 2021

Mengulas Tentang Penyebab dan Obat Tipes yang Mujarab

Di Indonesia penyakit tipes sudah sangat umum sekali dikenal oleh masyarakat, dari mulai anak-anak sampai mereka yang dewasa. Secara umum jenis penyakit tersebut disebabkan oleh adanya bakteri yang berasal dari lingkungan atau kebiasaan buruk seperti kurang menjaga kebersihan. Nah, bagi Anda yang sedang mengalami masalah kesehatan tersebut bisa cek kembali seperti apa kebersihan diri dan lingkungan. Meskipun modern ini banyak obat tipes yang ditawarkan dalam bentuk kimia ataupun herbal, tetapi tetap saja lebih baik menjaga dari pada mengobati.

Thursday, July 29, 2021

ASA BARU DI PAPUA: SENYUM MAMA ELI DI EWER SAMPAI GOR MEGAH DI TIMIKA


Hari itu mungkin hari yang biasa saja, semuanya berjalan seperti apa adanya. Cuaca tetap panas, kadang-kadang awan gelap menghampiri, seketika membuat was-was dan menduga seberapa deras hujan yang akan menyusul sesudahnya. Namun ada yang berbeda, saya berada 3.500 kilometer jauhnya dari Jakarta. Hari itu hari perdana saya menginjakkan kaki di Tanah Papua.

Tangan cekatannya terus memintal helai demi helai serat kayu yang berwarna cokelat gelap itu. Sesekali ia melihat ke arah saya. Mama Eli Namanya, tidak banyak yang ia bahas kala itu. Pikiran dan tangannya sedang fokus tertuju pada noken setengah jadi yang sedang dibuatnya. Sementara berjajar belasan noken-noken jadi berhiaskan bulu burung dan biji-bijian berwarna merah putih telah berbaris rapi di hadapannya. "Noken khusus pesanan PON," katanya singkat.

Wednesday, June 2, 2021

Pengalaman Vaksinasi Covid-19

 




Hai! Kali ini mau bahas soal pervaksinan kali ya, mumpung lagi ramai dan hangat banget jadi perbincangan di mana-mana sejak awal tahun ini.

Jadi saya mau cerita pengalaman tentang vaksinasi yang saya lakukan di bulan Maret 2021 lalu. Waktu itu sih udah mulai santer berita tentang vaksin yang masuk ke Indonesia dari bulan Januari ya. Sempet ada teman yang tanya juga apa di tempat saya kerja udah ada pendaftaran vaksinasi atau belum. Saya jawabnya sih belum ada, bahkan Februari aja tuh masih nihil banget deh tentang kabar vaksinasi di institusi saya kerja.

Sempat jawab juga dengan isengnya: "(Saya sih) Nanti aja kapan-kapan gak apa-apa. Siapa tahu dapetnya kan Astra Zeneca atau Pfizer. Aku kalau dapet ya syukur, gak dapet yaudah gak masalah."

Gitu ceritanya, soalnya waktu itu masih rame berita dan komentar yang meragukan Sinovac, sementara kuota awal-awal vaksin yang dateng di Indonesia itu ya Sinovac.

Tapi datenglah berita di awal Maret kalau kantor saya ternyata kebagian jatah untuk vaksinasi semua pegawai, bahkan termasuk non pegawai dan mitra-mitra terkaitnya juga. Oke, dijadwalkan lah itu tiap karyawan kapak vaksinasinya. Saya dapet di hari pertama yaitu 11 Maret 2020.

Sebelum jadwal keluar, itu sudah beredar surat larangan untuk bepergian mungkin biar yang bersangkutan nanti gak susah dicari dan gak ada alasan untuk gak vaksin ya. Jadi semua orang dipastikan available untuk vaksinasi (kecuali beberapa orang lainnya yang gak memenuhi syarat vaksinasi).

Saturday, May 29, 2021

Review Whitelab Niacinamide+Collagen Toner dan Serum



 Hola! I'm back.

Jadi karena sejak pandemi ini daku mulai aktif lagi menyusun rencana-rencana pemakaian skincare, mulai tobat dan kapok cuek sama kulit sendiri, akhirnya per tahun lalu mulai membenahi cara penggunaan skincare.

Kalau dulu mungkin lapis seadanya ya, sekarang sudah mulai belajar mengenal komposisi dan memadupadankannya biar ga asal-asalan dan hasilnya optimal. Oh ya dan karena journey skincare ini kadang suka dimintain reviewnya sama temen-temen sendiri, jadi alangkah baiknya saya tulis aja ya di blog biar gampang dan ga bolak-balik kasih review.

Kemudian kali ini saya bakal review salah satu ingredients favorite dari skincare yang mungkin juga paling banyak yang suka yaitu: Niacinamide!

Friday, May 28, 2021

Hidup dan Perkara Rumit Lainnya

Perempuan Pisces ini sedang jengkel setengah mati. Sekali lagi harapannya yang terlanjur tinggi tiba-tiba jatuh begitu saja.

Perkaranya tidak pelik sebetulnya, pun tidak rumit buat sebagian orang. Namun nyatanya buat dia, perkara kali ini cukup membuatnya uring-uringan sedari pagi.

Apa pasal?

Sederhana saja, ekspektasi dan khayalannya untuk bisa menginjakkan kaki di “tempat berlibur sejuta umat, dimana di sana setiap hari serasa hari libur” batal. Dimohon untuk tidak bertanya lebih detil padanya tentang hal tersebut sampai di bagian ini.

Kenapa untuk urusan sesederhana itu jadi cukup makan hati?

Jadi begini ceritanya,

Monday, December 28, 2020

2020 Gratitude List

 Hari ini mau cerita dulu tentang sesi meditasi yang baru aja saya lalui. Barusan sempet dibahas beberapa kilas balik apa aja yang sudah dilalui selama tahun ini. Tahun yang ajaib, indeed. Juga mengubah banyak banget hal sih sebetulnya.

Di tengah-tengah sesi meditasi tiap orang diminta untuk menyebutkan dalam hati apa saja yang kita syukuri sepanjang tahun ini.

 “I am grateful for...”

Setiap orang diminta menyebutkan sebanyak-banyaknya hal- hal apa saja yang mereka syukuri selama 2020 ini. Jadi, sebelum lupa (dan juga agar abadi) maka saya putuskan untuk menuliskan gratitude list selama tahun 2020 ini. Here we go, my 2020 Gratitude List:

I am grateful for:

  1. Kesehatan. Semakin hari semakin terasa bersyukur banget masih sehat, nafas masih lancar, masih bisa beraktifitas.
  2. Pekerjaan. Salah satu hal yang mungkin sulit untuk dipertahankan sebagian orang di musim pandemi.
  3. Keluarga yang hingga hari ini masih sehat, sudah pulih walau pernah terdampak Covid juga, but hey we survived!
  4. Rezeki yang banyak macamnya. Mulai dari makanan enak yang baru dicobain, materi, kelas-kelas gratis, dll.
  5. Side job. Perdana setelah sekian tahun akhirnya bisa dapet tambahan dari menulis dan blogging walau belum seberapa seperti dulu kala jaman kuliah 😄
  6. Made my room as my sanctuary, tambahin pernak-pernik supaya lebih comfy di kamar seharian.
  7. Refleksi-refleksi bagus selama 2020, sepertinya tahun ini lebih banyak refleksi dari tahun sebelumnya.
  8. Waktu istirahat yang buanyaak banget. So happy
  9. Waktu berkumpul dengan keluarga di rumah yang meningkat drastis tahun ini.
  10. Punya banyak waktu buat ngabisin watchlist di netflix
  11. Belajar investasi baru, yang kalo lagi bagus bisa seneng banget. Maklum newbie 😅
  12. Makin lancar dan lihai bawa motor karena tiap ke kantor sekarang motoran sendiri
  13. Semakin hemat sejak tidak naik ojek lagi ke kantor akibat corona
  14. Bisa ke Natuna lagi tahun ini, ke Selat Lampa dan melihat Pulau Tiga dari dekat walau ga sampai nyebrang
  15. Semakin hangat dengan keluarga Natunaku, komunikasi kita semakin lancar, semakin care satu sama lain
  16. Bisa belajar di Google Digital Class, insight baru setelah lama terpendam
  17. Sempat bikin podcast yang aslik berbobot banget, sayang belum tayang
  18. Bisa dinas santai 1 minggu di Danau Toba yang cakep banget, sungguh 😂
  19. Mengenal meditasi dan perlahan rutin
  20. Bisa ikut kelas private meditasi yang sungguh effort sekali tapi demi hasil optimal dan hidup namaste
  21. Hidup lebih namaste, less drama, mengurangi panik yang tidak perlu
  22. Sesekali masih “diingatkan dan dipaksa” untuk berolahraga
  23. When covid attacked my mom, everything was under control, we can handled it.
  24. Reed diffuser and scented candle are keys for a better room
  25. Punya lampu disko di kamar! Eh smart lamp deh. Cuz they said smart ecosystem starting from our room, huh?
  26. Menulis esai entah 1 apa 2 jadinya. Untuk lomba. Patut diapresiasi mengingat esai adalah tulisan sulit buat seorang Hanna
  27. Mengisi kelasnya Tiko, ceritanya sebagai (mantan) praktisi advertising. But no, Im a PR officer now
  28. Tidak membeli lipstik di tahun ini. Godaan yang berat
  29. Berinvestasi serius pada skincare yang tidak mahal-mahal banget
  30. Potong rambut agar shampoo lebih irit di masa pandemi

Daftar ini masih akan panjang dan terus menyusul jika sewaktu-waktu saya ingat apalagi yang harus saya syukuri di tahun ini.

Regards,
Hanna

Sunday, September 20, 2020

Resep Dessert Kekinian Chocolate Eclair Cake



Halo semuanya! Sudah lama kita nggak berjumpa di blog post.

Nah untuk kali ini aku mau share resep dessert yang lagi hits banget, apalagi sejak WFH kan jadi punya waktu luang ya.

Belakangan ini memang cukup marak di pasaran jajanan kekinian yang banyak dijual dalam berbagai varian rasa. Diantaranya yang mungkin sudah tak asing lagi bagi Anda adalah Chocolate eclair cake, sajian yang satu ini kerap kali dimakan sebagai dessert atau makanan pencuci mulut. Rasa coklatnya yang lumer ditambah dengan biskuit Marie regal memang terbilang nikmat. Untuk harganya sendiri di pasaran dibandrol dengan harga sekitar puluhan ribu rupiah ke atas, semakin besar semakin mahal. Akan jauh lebih hemat jika seandainya Anda membuatnya sendiri, sehingga bisa dimakan bersama dengan keluarga di rumah.

 

Berikut ini diantaranya resep mudah membuat chocolate eclair cake, yaitu:

 

Bahan-bahan:

 

  • 1 bungkus Marie Regal ukuran besar.
  • 150 gram whipped cream cair.
  • 400 ml susu UHT.
  • 50 gram gula pasir.
  • 50 gram DDC.
  • 10 gram cokelat bubuk.
  • 30 gram tepung maizena.
  • 1 buah kuning telur.
  • 20 gram mentega.
  • 1/8 sdt garam.
  • ½ sdt pasta vanilla.
  • 80 gram dark coklat Colatta yang dipotong-potong.
  • 70 ml whipping cream cair.

 

Cara membuat:

 

  1. Siapkan sebuah wadah kemudian masukkan kuning telur, gula pasir dan tepung maizena, aduk-aduk semuanya sampai tercampur rata.
  2. Tuangkan separuh bagian susu dan aduk rata.
  3. Setelah itu hangatkan sisa susu yang ada dengan Colatta dan juga coklat bubuk, lakukan sampai coklatnya mencair sempurna.
  4. Masukkan campuran susu, telur, gula dan juga tepung maizena tersebut. Tambahkan dengan garam dan juga pasta vanilla.
  5. Masak adonan tersebut dengan menggunakan api sedang sambil diaduk terus hingga mengental.
  6. Setelah itu angkat adonan dan masukkan mentega, aduk merata.
  7. Jika sudah dingin selanjutnya dapat menata biskuit pada dasar wadah tersebut, tuang adonan eclair yang sudah jadi, tambahkan biskuit lagi di atasnya dan tuang adonan sampai semuanya habis.
  8. Tambahkan potongan biskuit di bagian atasnya sebagai pelengkap.
  9. Simpan di kulkas semalaman.

 Dapatkan semua bahan-bahannya di TokoWahab.