Hujan di Kota Kita

Untuk dirimu yang tak mampu menghentikan hujan.
Sayang, sekalipun aku ingin beranjak, tahanlah aku untuk tetap di sisimu.
Meskipun tak banyak waktu yang kita miliki, genggamlah itu sekuatmu.
Meski tak layak diriku untuk memiliki seluruh waktumu, setidak- tidaknya milikilah seluruh daya juang dan harapanku.

Hari ini hujan kembali mengguyur kota kita.
Dan kusadari, dirimu tak lagi di sini.
Haruskah aku bersedih dan menyesali hari?
Entahlah, aku tak mampu untuk menepati janjiku yang dulu.
Karena hari ini tak kulihat sekalipun dirimu berusaha menahan rintik hujan agar tak jatuh di kota ini.

Hari ini, hujan kembali mengingatkanku kepadamu.
Meski kutahu dirimu tak selalu mengingat janji kita untuk saling menatap langit manakala hujan jatuh.
Tapi hujan, kembali merongrong jiwaku untuk mengejarmu hingga ke tempatmu.
Mungkin tidak untuk saat ini, sayang.

Sekarang, biarlah aku berlari mengejar mimpiku.
Kelak, aku akan kembali padamu.
Menagih janjimu, dan menepati ikrarku padamu.
Saat hujan turun lagi di kota kita.

Photo is taken from here 

Salam,
Terkasihmu di kota seberang

Comments

Popular