Terima Kasih

Sebelumnya maaf bila tak layak surat ini menggantikan diriku.
Tapi percayalah, isinya adalah hal yang sama dengan yang kuungkapkan dari hatiku.

Dimanapun kau membaca surat ini, terima kasih.
Terima kasih karena menjadi bagian penting dalam hidupku. Karena dengan hadirmulah, sejak saat itu hidup ini terasa berbeda. Ia punya sesuatu yang mampu kuperjuangkan dan menjadi alasanku untuk tetap bangun di tiap paginya. Karena hidup pula lah dulu ada titik tergelap dalam hidupku, sebelum berubah menjadi benar-benar berbeda sejak hadirmu.

Terima kasih, karena masih bertahan hingga sejauh perjalanan ini. Masih tetap menjagaku. Tetap mendekapku hangat kala dekat, atau memastikan diriku saat kita sedang tak bersisian. Ketahuilah bahwa salah satu momen terindah dalam hidupku adalah bertemu denganmu. Entah apa jadinya, bila satu masa tersebut tak terjadi, mungkin tetap gelap tak bercahaya sedikitpun.

Terima kasih, karena terus tersenyum dan masih bebahagia. Karena dengan keduanya itu, dapat kupastikan hidupmu akan baik-baik saja. Yakinlah bahwa setiap mentari bersinar, ia akan memelukmu di kala terang. Dan pada gelapnya malam, sanng rembulan akan menyelimuti tubuhmu yang dingin.

Terima kasih, karena kau telah menjadi lagu yang indah dalam hidupku. Ya, kau yang telah menciptakan lagu itu. Dirimu, sama seperti adanya diriku, masing-masing jiwa kita adalah nada tunggal yang sumbang. Namun kuyakin saat semesta kala itu mempertemukan kita, maka itama itu pun tercipta. Kita menjadikan jalinan nada itu menjadi sebuah lagu yang hidup, saling melengkapi, dan indah.

Terima kasih, karena masih mencintaiku. Meski ada seribu alasan untuk berpaling. Juga ribuan alasan lainnya untuk tidak melepaskan genggamanmu barang sedetikpun.

Terima kasih, telah mewarnai abu-abunya hariku. Kini yang kutahu hidup takkan lagi hanya menawarkan dua pilihan: hitam atau putih. Karena dirimu hadir diantara kedua pilihan iu, melukiskan warna-warnamu pada lembaranku.

Terima kasih.

Salam dari jauh,
Kasihmu.

#30HariMenulisSuratCinta hari 13

Comments

  1. tetap saling terbuka dalam hubungan ya, jangan lupa minta maaf langsung juga selain ngirim surat ini :'D
    -ika

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular