Wednesday, May 15, 2013

Lodji Gandrung; I Was There in A Time

I got a special moment when finally i can joined the ASEAN Blogger Festival, and i went to the residence of Solo's mayor, FX Hadi Rudyatmo. The mayor's residence also called Lodji Gandrung. It is located in the central of Solo City, in Jalan Slamet Riyadi. You can find it on your right side.

And because this is my first experience to go there, i choose to wear Batik, as the cultural heritage of Indonesia, especially Java. Then the time's come. All of the blogger participants are invited to come to Lodji Gandrung for the Welcoming Dinner by the Mayor of Solo. Ah ya, this is my first time to see Mr. Rudy as the Mayor of Solo. In the last time he was a vice Mayor, and the Mayor was Mr. Joko Widodo whom is now a Governor of Jakarta.

Tuesday, May 14, 2013

What They Dont Talk About When They Talk About Love


Hari ini saya merasa beruntung jadi satu diantara sedikit orang Solo yang berkesempatan menonton film ini. Muncul perdana di Solo baru pada 11 Mei lalu dan kali ini saya berkesempatan menontonnya di XXI Solo Square hanya dengan belasan orang lainnya. Sehari sebelumnya, film ini sudah mendapatkan 'jatah' tayang sebanyak dua kali pemutaran, namun sayangnya di hari ini hanya mendapatkan satu kali pemutara di jam 13.15, entah alasannya kenapa, tapi tebakan saya karena memang tak banyak orang yang menyaksikan film yang menjadi Official Selection Film di Sundance Film Festival 2013 ini.

Film ini bercerita mengenai kehidupan Fitri (Ayushita) seorang tunanetra yang sehari- hari tinggal dan bersekolah di sebuah Sekolah Luar Biasa. Di SLB ini, Fitri berteman akrab dengan Diana (Karina Salim), seorang penderita low vision. Keduanya terlibat kisah cinta yang unik. Fitri terpaut hatinya pada seorang hantu dokter (Nicholas Saputra) yang ternyata samaran dari seorang preman tunarungu, sementara Diana menyukai teman sekelas mereka yang bernama Andhika (Anggun Priambodo) yang juga tunanetra.

Monday, May 13, 2013

2nd Day on ABFI 2013: Full of Fun!


Yeay! Hari kedua ASEAN Blogger Festival 2013 ini, dimulai jam 8 pagi dan masih di Kusuma Sahid Prince Hotel.
Agendanya sih hari kedua ini mau diajak City Tour keliling Solo dan juga hari ini ada kelas yang kita kudu milih dan daftar dulu nih untuk ikut kelasnya.
Akhirnya, setelah hari sebelumnya dulu- duluan buat daftar kelas, saya berhasil ikutan kelas yang saya suka: cooking class dan photoblogging!

8:30

Sesi pertama di hari kedua tentang sharing soal negara- negara di ASEAN. Ada pariwisata alam apa aja sih di negara ini, makanan khas nya apa, karakteristik alamnya gimana, pakaian tradisionalnya apa, dan lain- lain. Dan semua materi presentasi dari negara- negara ASEAN ini disampaikan oleh blogger asli asal negara tersebut.

Saturday, May 11, 2013

First Day of ASEAN Blogger Festival Indonesia 2013


1st day of ASEAN Blogger
Jumat, 10 Mei yang lalu, hoki banget rasanya saya bisa gabung di event ASEAN BLoger Festival Indonesia! Kali ini saya mewakili Akber Solo, dan diundang perwakilan komunitasnya sama mas Hendri.
Acara ABFI 2013 ini diadakan di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo! Ya seneng banget lah ya ABFI mampir ke Solo. Ngapain aja sih hari pertama nya? Nih kali ini saya ceritain ya

Sebenernya garis besar acaranya itu ya seminar gitu. Setelah sebelumnya pemberian kata sambutan yang dilanjut peresmian pembukaan acara ABFI 2013 ini. Maka dimulailah keseruan yang akan dilakukan oleh bloggers dari sleuruh Indonesia dan negara- ngeara ASEAN lainnya selama 3 hari ke depan!
Setelah itu coffee break tepat jam 10 pagi, lalu disusul sesi 1 dimulai.

Wednesday, May 8, 2013

INDUSTRI KREATIF PUNYA PROSPEK CERAH DI SOLORAYA


SOLO- Bisnis merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk melakuakn perputaran uang. Industri kreatif belakangan muncul sebagai salah satu opsi yang paling menjanjikan bagi mereka yang ingin berkecimpung di dunia bisnis. Menjalankan sebuah usaha bisnis tentu membutuhkan suatu usaha untuk menghasilkan sebuah produk. Ide yang kreatif diperlukan untuk dapat terus menciptakan inovasi.

Sebenarnya potensi industri kreatif masih begitu besar ntuk dapat digarap oleh pelaku bisnis Indonesia khususnya yang ada di kota Solo. Industri kreatif juga secara nyata dapat mengurangi angka pengangguran.

Mengutip dari situs resmi Kementerian Perindustrian Indonesia, Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Euis Saedah mengatakan bahwa industri kreatif adalah kegiatan usaha yang fokus pada kreasi dan inovasi. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh ekonom dunia, Alvin Toffler. Dalam penelitiannya Alvin menuliskan bahwa peradaban perekonomian dunia akan terbagi ke dalam 4 jenis yaitu, ekonomi pertanian, ekonomi industri, ekonomi informasi, dan ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif sendiri hadir melalui berbagai macam industri kreatif yang hanya bermodalkan ide- ide kreatif dan inovasi baru.

Save Bengawan Solo: Selamatkan Warganya, Selamatkan Sungainya


Langit hitam mulai menggelayut di Kampung Sewu Beton, Solo. Namun beberapa warga masih terlihat asyik memancing tanpa menghiraukan debit air yang bercampur sampah dan limbah cair itu pun semakin deras. Sampah- sampah yang menumpuk di kali itu pun semakin berbaur dengan cairan berwarna coklat kehitaman sisa limbah pencucian batik. Dan beberapa lelaki yang asyik memancing itu pun juga tak merasa risih melihat pemandangan itu, mereka masih saja menunggui kail pancingannya termakan ikan. Sampah dan limbah yang menumpuk itu membuat aliran air sungai menjadi mampet. Namun warga sepertinya tak was-was sedikitpun, mungkin karena memang saat itu sungai belum terlalu tinggi airnya.


 
Rabu (21/03), beberapa warga Sewu memancing di pinggiran Sungai Bengawan Solo. Warna air yang hitam kecoklatan menandakan tingginya tingkat pencemaran air di Kelurahan Sewu. Seringkali saat musim hujan tiba, puluhan rumah warga terendam banjir. (Foto dan teks: Hanna Suryadika)

Padahal, menurut penuturan warga setempat, Priyanto (30), rumah- rumah yang ada di bantaran Bengawan Solo sudah pasti akan tergenang air bila hujan yang turun memang deras. “Kalau banjir tingginya bisa mencapai 10 meter dari sungai ini,” Namun warga sepertinya tak merasa terancam dengan pertanda alam yang gelap tersebut, mereka masih melakukan aktivitasnya masing-masing seakan tak khawatir banjir akan datang.