Kapan Pindah?

Ayah, kapan kita pindah?
Sebentar ya sayang, ngga lama lagi kok.
Aku sudah bosan dan tak betah disini, Yah. Aku mau buru-buru pindah.

Sejak kecil saya tahu kalau ayahku sulit menjawab pertanyaanku soal 'kapan pindah'.
Ia selalu bilang 'sebentar ya. Pindah itu kan bukan hal mudah'.
Saat itu saya tak mengerti bagian mana yang tak mudah.
Pindah, dari sejak kecil, selalu menjadi satu-satunya cara bagiku untuk keluar dari satu permasalahan.
Tak punya teman, punya banyak musuh, tak suka dengan guru, tak ada tempat bermain, semuanya selalu kujadikan alasan untuk merengek minta pindah pada Ayah.

Kini, setelah dewasa, ratusan kali pindah tempat telah kujalani.
Saya bukan orang yang betah bertahan pada satu tempat untuk waktu yang lama.
Pindah itu buatku adalah hal yang mudah. Ya mudah, selama tidak kau tambatkan hatimu di tempat yang lama.
Pindah itu semudah kau bergegas meninggalkan tempatmu menetap saat ini.
Pindah tak hanya harus berkemas, tapi juga harus bersiap meninggalkan jejak kenangan masa lalu.
Saya mampu meninggalkan ratusan tempat, tapi tidak dengab hati dan pikiranku. Mereka selalu kutinggalkan dalam setiap bekas jejak langkahku di masa lampau.
Saya tak ingin menghapus jejak kenangannya, tapi tentu tak mungkin untuk membawanya serta di setiap perpindahanku.

Setelah ratusan pindah, mari kujabarkan definisi pindah bagiku.
Pindah adalah bergeser, beranjak, pergi dan tidak berada di tempat yang sama lagi. Pindah tak selalu menyenangkan, tapi setiap kali saya pindah, selalu banyak hal baru yang kupelajari.

Mari kita bergegas, saya siap untuk pindah lagi. Kupersiapkan kedua kakiku untuk melangkah lebih jauh daripada orang lain.


#11Hari #SebelumPindah

Comments

Popular