Monday, September 30, 2013

Tidak Berhenti di Kamu

Roda kehidupan terus berjalan, semoga tidak berhenti di kamu.
Saya lelah menahan genangan air mata.
Tak mampu lagi untuk beradu mata.
Kurasa takkan ada daya bahkan sekedar untuk pura- pura menganggapmu tak ada.

Kuputuskan terus melangkah, semoga tidak berhenti di kamu.
Entah sampai kapan kau terus mengikat langkahku.
Kau tak pernah mencoba mengendurkan kekangmu dengan iming imajinasi lampau.
Dan kuyakin kau akan terus melemparkan cerita indah tentang dulu.

Dunia kembali menjalin hari baru, semoga tidak berhenti di kamu.
Tak cuma hari, belasan bulan atau malah sudah hitungan tahun, kau berkelana mencari celah di hidupku.
Kamu terus berlari mengejar waktu yang ada di dunia.
Kamu dan semua bayangmu masih sama, mencariku yang dulu.

Kuputuskan menuliskan hal lain, semoga tidak berhenti di kamu.
Kulanjutkan menulis, tetapi di buku yang berbeda, semoga tidak berhenti di kamu.

Kuteruskan hidup, terus berlari, mengacuhkan yang tertinggal, ternyata Sang Hidup berpihak padaku...
Dia tidak berhenti di kamu.

2 comments:

  1. sounds like a broken heart.
    well, we all turn over like a wheel. good luck :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi, pondra.
      hmm well, im glad to say that im not broken hearted.
      i just write down the mind-thought.
      gotcha! :)
      anyway thanks for reading :D

      Delete