Monday, February 18, 2013

Cinta yang Tak Terucap

Kisah yang paling menyedihkan bukanlah saat ada kematian seseorang, namun saat kehilangan orang yang dicintai. -HS-
Mengagumi dari jauh, jatuh cinta diam- diam dan cinta yang tak mungkin terjadi.
Betapa harus sulitnya jatuh cinta saat ia harus dimatikan bahkan sebelum ia benar- benar bersemi.
Cinta,
Tidak kah ia rela menunggu bahkan untuk sebuah waktu lama yang dirasa tepat?
Nyatanya tidak, ia tak akan pernah mau menunggu, waktu akan terus bergulir.

Akan ada banyak sebab mengapa cinta yang begitu besar ini masih selalu tersimpan.
Ia selalu tercekat saat tiba waktu yang dirasa tepat.
Haruskah ia mati, saat ia sedang ia ingin bertumbuh?
Haruskah cinta pergi saat rasa di dada selalu bergemuruh?
Atau haruskah air mata mengalir lagi padahal hati sudah teguh?
Kasihan ia, kau paksa untuk pergi, layu, dan mati meski sebenarnya masih kuat asanya untuk bisa terus hidup dan bersemi.

Ada banyak cinta yang tak mungkin terjadi.
Bukan, bukan kita atau cinta itu yang salah.
Tiada yang dapat dipersalahkan, namun akhirnya tiada pula yang dapat meneguk indahnya cinta itu.
Semua hening, kering, dan akan selalu kita biarkan untuk tetap begitu.

Pada akhirnya, memang cinta yang baik akan selalu berakhir indah.
Demikian pula kisah ini.
Cinta itu tertulis dan telah terlewati dengan indah, namun tak selalu harus diungkapkan.
Ada cinta yang menyenangkan jika ia hanya tersimpan rapi di hati seseorang saja.
Namun, cinta dalam diam, menyimpan gemuruh di dada seorang diri, akan selalu menghasilkan khawatir.
Entah sekarang atau kapan, ia akan beranjak dari hatimu,
entah kau siap atau tidak siap, maka cinta akan selalu bergegas saat kau tak pernah mengikatnya erat.

Akan ada banyak kisah cinta yang menawan, namun mungkin itu cinta yang tak terucap.
Cinta yang tak terucap, mungkin hanya akan indah bila ia tak diketahui oleh sang kekasih.
Patah hati terkadang juga karena ada cinta yang tak pernah diucapkan, lantas ia pergi begitu saja.
Namun ingat, cinta takkan dapat menunggu terlalu lama, tak akan pernah ada waktu yang benar- benar tepat.

-Hanna Suryadika-
5 hours after watched Rectoverso the movie. and yes, it's inspired by that's movie :D

4 comments:

  1. bagus ga mba filmnya? belum nonton, kayaknya mesti nonton ini aaaaakkk :")

    ReplyDelete
  2. kalo aku lebih senang dengan film-film yg humor dan alur cerita nya ringan.. nice writting, keep blogging...

    ReplyDelete
    Replies
    1. film ini juga ringan, tapi mungkin terllau konyol untuk bisa dinalar. thanks for sharing

      Delete