Saturday, January 26, 2013

Jangan Khawatir

Hai teman- teman,
Ini suratku untuk kalian yang selama ini selalu mendukung dan berada dibalik semua kesuksesanku.
Masih ingat dulu saat kita semua pernah berkumpul? Itu pertemuan pertama kita. Saat itu saya bersusah payah untuk mengingat nama kalian semua, tapi tenang, sekarang semua nama kalian sudah kuhapal.
Waktu pertemuan pertama kita beberapa tahun yang lalu kalian semua terlihat begitu gugup dan kikuk, sunyi sekali di menit- menit awal setelah kita semua bersalaman. Tapi kemudian semua itu cair, mulailah kalian sibuk bercerita tentang pribadi kalian, juga keluarga dan kesibukan masing- masing. Malam itu, saya merasa yakin akan mempunyai keluarga baru. Tawa renyah kalian sudah keluar berkali- kali malam itu, kita mempunyai percakapan yang mengasyikkan waktu itu.
Sampai saat ini kalian sudah seperti sahabatku sendiri dan kalian adalah orang- orang yang akan selalu memperdulikanku bagaimanapun buruknya orang lain berkata tentang diriku. Terima kasih, karena kalian selalu mencemaskanku saat berita buruk beredar, tapi selalu percaya padaku. Terima kasih, karena kalian selalu mendukungku dan membantuk kesuksesanku. Terima kasih, karena telah menjadi teman berbagi cerita untukku. Terima kasih, karena kegembiraan kalian telah menjadi senyuman bahagia bagiku.
Ah ya terima kasih sejuta kali lagi buat kalian pokoknya. Untuk masalah kali ini, percayalah, hanya apa yang saya ucapkan itulah yang bisa kalian pegang. Selebihnya berita dan desas-desus yang saat ini beredar hanyalah isapan jempol belaka.

Untuk para penggemarku dimanapun kalian berada.

Tertanda,
Idola kalian.

Ps: saat ini aku tidak shooting dulu untuk sinetron itu, situasi masih belum kondusif, dan wartawan infotainment itu ternyata lumayan mengganggu ya. Oh ya, saya baik- baik saja. Kalian tak perlu mengkhawatirkanku seperti yang kulihat di tv.

No comments:

Post a Comment