Saturday, November 10, 2012

Yang Tersisa


Ada banyak hal yang tersisa dari sebuah perjalanan. Perjalanan saya di awal bulan Oktober kemarin adalah pengalaman perdana saya bertualang terjauh selama ini.

Menyenangkan. Baru. Berkesan.
Ketiga kata ini yang saya rasa paling pas menggambarkan perjalanan kami ke Kuala Lumpur. Mulai dari tanggal 5 hingga 8 Oktober kemarin. Saya, Ium, Tiko, Amil, Ichi dan sekotak rasa penasaran kami akan negara tetangga hahaa.
Tapi saya sekarang ini nggak bakal cerita detail tentang liburan singkat kami disana.
Saya mau cerita soal barang- barang yang bahkan masih saya simpan hingga saat ini.

Ada bermacam- macam tiket dari beberapa jenis alat transportasi yang kami gunakan.
Ada sisa- sisa receh yang belum sempat saya tukarkan. Ada beberapa lembar uang kertas yang juga belum saya tukar ke Rupiah, tapi mungkin nggak akan saya tukar juga kecuali uang dengan nominal terbesarnya sih haha.
Ada juga beberapa map tour dan guide map yang saya ambil di beberapa tempat di KL. Dan yang paling berharga, adalah kenangan yang tersisa.
Ahh...entah kapan bisa kesana lagi, tapi selagi masih hangat kenangan disana masih saya simpan. Beberapa foto masih sering saya pandangi berkali- kali. Yah secepatnya bakal saya buat deh soal kenangan- kenangan itu.

Sampah- sampah yang tersisa dari KL. well, duitnya bukan sampah sih, tetep harta.



ki-ka: amil, ichi, ium, hanna, tiko

No comments:

Post a Comment