Friday, September 7, 2012

stupid conversation

our small, stupid conversation
mean more to me than you'll ever know.

di sebuah sudut kota Jakarta, 3:13
hari ini sudah resmi hari jumat. banyak hal yang harusnya kulakukan nanti pagi.
namun saya pada akhirnya tak bisa terlelap seperti biasanya, mungkin efek kopi tadi sore.
tapi seberapa lah memang artinya kopi itu, sepertinya faktor lain pun turut membuatku terjaga.
rindu.
ya, karena rindu.
saya tak bisa menghitung dengan cermat sudah berapa waktu yang telah terlalui, pokoknya saya rindu.
saya lupa kapan terakhir kali kita bertemu. tapi saya ingat, kamu bilang waktu itu kamu akan segera kembali, sesegera mungkin.

rindu membuatku kembali teringat sudah berapa ratus percakapan- percakapan kecil sepele yang telah kita lalui?
sudah berapa banyak hari terlewati, menunggu saat yang tepat untuk saling menemui?
percakapan percakapan intelek itu katamu selalu menyenangkan, tak pernah seakan menggurui

saya menunggumu.
karena rindu begitu menggebu.
mungkin waktu membuat kita tersipu.
tapi, merindumu tidak akan pernah tabu.
karena kelak saya tahu rindu menjadi abu.
saat saya, dan kamu, melepas rindu, bertemu.

kembali cepat, jangan biarkan esok menunggu.

-HS-


Ps: duh gue butuh tidur sebenernya, tapi gue terlalu grogi buat besok karena banyak hal yg harus dilakukan. alhasil, gue buka lagi laptop dan menghasilkan tulisan ini. semoga aja begitu gue post tulisan ini, langsung dapet niat yg kuat buat bisa ngantuk lagi. :D

2 comments:

  1. mungkin mbak tidak mengantuk gara2 rindu bin kangen :)
    semoga sekarang sudah tidur

    salam persahabatan :D

    ReplyDelete