Sunday, January 29, 2012

Hello, Don't Say Good Bye

Hai, apa disana masih terlihat langit yang sama dengan disini?
Dapatkah terlihat indahnya bulan sabit dan kilau gemilangnya bintang- bintang di langit malam itu?
apa yang sekiranya sudah kulewatkan ketika saya sedang tak disana?
Hari ini, langit kembali menuturkan kisahnya kepadaku, masihkah kau dengar kisahnya?

Entah bagaimana, sungguh benar berkilau bulan sabit itu.
Di saat yang bersamaan saya berharap benar kamu dapat melihat apa yang terlihat disini.
Mata kita mungkin berbeda, tapi saya yakin langit ini masih sama, dengan yang kau tatap disana.
Dengarkan dia bercerita, mungkin dia akan memulai kisahnya sebentar lagi.
Kau tahu kenapa surat ini akhirnya kuarahkan padamu?
Saya pun tak tahu, jadi simpan sejuta tanyamu.
Ya, jangan pernah bertanya walaupun kau punya banyak.
Karena memang tak perlu ada alasan yang benar- benar bisa dinalar untuk hal ini.
Karena sebenarnya, kalau kau mau berpikir tak ada alasan untuk semua ini.
Tak ada alasan mengapa kita bisa bertemu.
Tak ada alasan mengapa di bawah langit yang sama ini masih ada saya dan juga kamu.
Tak ada alasan mengapa surat ini kutulis di saat langit malam sedang begitu indahnya.
Tak ada alasan mengapa saya mengingatmu ketika bintang berkedip manja dia atas sana.

Masihkah mau kau dengar nasihat terbaikku?
Duduklah disini, di sampingku dan dengarlah apa yang akan kukatakan.
Lihatlah langit, adakah tampak cakrawala berbatas disana?
Duduk, diam simaklah, jangan pernah beranjak sebelum kisah ini selesai dituturkan.
Sama seperti waktu awal, inilah akhir dari langit yang tak dapat kau sentuh.
Ia akan terlihat gelap, tak berpendar. Tapi di belahan langit lainnya, percayalah masih ada kilauan.
Disini bertabur bintang, disana yang entah berapa jaraknya dari tempatku, saya yakin kau menikmati alam yang sama denganku.
Ingat, jangan bergegas hingga embun datang di bunga bakung itu.
Ah ya, saya masih menyimpan kenangan bunga bakung itu.
Dan masih ada bekas tetes embun yang baru saja kau titipkan pesan di dalamnya.
Tapi sayang, saya terlalu bebal untuk bisa membaca.

Hello there, are you still here and there?
Mau bantu saya memaknai pertanda alam di langit malam ini?
Hai, sudah terima pesan saya? Saya melemparnya di antara bintang- bintang itu.

No comments:

Post a Comment